-

KETAHANAN PANGAN DESA

Persiapan Penanaman Jagung

KETAHANAN PANGAN DESA

Ayam Petelur Desa

BUDIDAYA IKAN NILA

ketahanan Pangan Sistem Bioflok.

BUDIDAYA SELADA

Ketahanan Pangan Sistem Hidroponik.

Sabtu, 25 April 2026

Rapat Koordinasi Tingkat Kabupaten Bersama TPP Se-Kabupaten Kolaka Utara

Rapat Koordinasi Tingkat Kabupaten bersama Tim Pendamping Profesional (TPP) se-Kabupaten Kolaka Utara.Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator Provinsi, Koordinator Kabupaten, serta seluruh Tim Pendamping Profesional (TPP) Se-Kabupaten Kolaka Utara.

Rapat koordinasi dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 21 April 2026 sesuai agenda yang telah ditetapkan oleh Tim Pendamping Profesional Kabupaten Kolaka Utara.

Kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Kolaka Utara, bertempat di lokasi rapat yakni Cafe Miken yang telah ditentukan.Rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan sinergi, evaluasi, dan penyamaan persepsi dalam pelaksanaan tugas pendampingan desa, khususnya terkait progres perencanaan dan realisasi kegiatan pembangunan desa di lapangan.

Rapat dilaksanakan melalui pemaparan dan diskusi bersama yang membahas beberapa agenda utama, antara lain:

  1. Progres pembuatan akun Blogspot Desa Se-Kabupaten Kolaka Utara sebagai media publikasi dan transparansi informasi Desa.
  2. Progres penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sesuai ketentuan yang berlaku.
  3. Penguatan peran Kader Pembangunan Manusia (KPM) berbasis aplikasi Elektronik Human Development Worker (EHDW) dalam mendukung percepatan penurunan stunting.
  4. Pemeringkatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai upaya peningkatan kinerja, tata kelola, dan kemandirian ekonomi desa.

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terwujud peningkatan efektivitas pendampingan Desa serta percepatan capaian program pembangunan Desa di Kabupaten Kolaka Utara.

 

Jumat, 24 April 2026

On The Job Training Pembuatan Blogspot Desa Se-Kecamatan Kodeoha Tingkatkan Kapasitas Operator Desa

Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola informasi dan transparansi pemerintahan desa, dilaksanakan kegiatan On The Job Training (OJT) Pembuatan Blogspot Desa yang diikuti oleh seluruh Desa se-Kecamatan Kodeoha. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung digitalisasi desa dan optimalisasi penyebaran informasi kepada masyarakat.

Kegiatan On The Job Training (OJT) Pembuatan Blogspot Desa, yaitu pelatihan praktik langsung pembuatan dan pengelolaan website Blogspot desa sebagai media informasi resmi desa.Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Kodeoha, Tenaga Ahli Kabupaten, Pendamping Desa, Pemerintah Desa, serta Operator Desa se-Kecamatan Kodeoha sebagai peserta utama pelatihan.

OJT Pembuatan Blogspot Desa dilaksanakan pada tahun berjalan, sesuai dengan agenda peningkatan kapasitas aparatur desa di Kecamatan Kodeoha.Kegiatan berlangsung di wilayah Kecamatan Kodeoha, bertempat di aula pertemuan kantor Kecamatan yang telah disiapkan sebagai lokasi pelatihan.

Pelatihan ini dilaksanakan untuk:

  • Meningkatkan kapasitas operator desa dalam pengelolaan informasi digital
  • Mendorong transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan desa
  • Menyediakan media informasi resmi desa yang mudah diakses masyarakat
  • Mendukung implementasi desa digital

Pelaksanaan OJT dilakukan secara praktik langsung (hands-on), di mana peserta dibimbing mulai dari pembuatan akun Blogspot, pengaturan tampilan, penulisan berita desa, hingga pengunggahan dokumentasi kegiatan. Tenaga Ahli Kabupaten dan Pendamping Desa memberikan pendampingan teknis secara langsung, sementara Camat Kodeoha memberikan arahan dan motivasi agar blog desa dapat dikelola secara aktif dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan On The Job Training Pembuatan Blogspot Desa ini, diharapkan seluruh desa di Kecamatan Kodeoha mampu memiliki dan mengelola media informasi desa yang profesional, aktif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas

BUMDes Desa Meeto Kembangkan Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok untuk Ketahanan Pangan

Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Meeto melaksanakan program budidaya ikan nila dengan sistem bioflok. Program ini menjadi salah satu inovasi unggulan desa dalam pemanfaatan Dana Desa yang berorientasi pada usaha produktif dan berkelanjutan.

Program Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok, yaitu metode pemeliharaan ikan menggunakan kolam bundar dengan pengelolaan mikroorganisme (bioflok) untuk meningkatkan kualitas air dan pertumbuhan ikan.

Program ini dilaksanakan oleh BUMDes Desa Meeto, didukung penuh oleh Kepala Desa Meeto, Harmayana, serta mendapat pendampingan dari Pendamping Desa Hendrik John dan Halpit dalam aspek teknis dan manajemen usaha.

Kegiatan budidaya ikan nila sistem bioplok mulai dilaksanakan pada tahun anggaran 2025 dan berjalan hingga saat ini sebagai bagian dari realisasi Program Ketahanan Pangan Desa.Lokasi kegiatan berada di area budidaya BUMDes Desa Meeto, yang telah disiapkan khusus dengan pembangunan kolam bioFlok dan sarana pendukung lainnya.

Program ini dilaksanakan untuk:

  • Meningkatkan ketahanan pangan desa
  • Mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa
  • Menciptakan sumber pendapatan baru bagi BUMDes
  • Membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat desa
  • Menyediakan protein hewani yang terjangkau bagi warga

Pelaksanaan program dimulai dari pembangunan kolam bioFlok, pengisian air dan probiotik, penebaran benih ikan nila, hingga pengelolaan pakan dan kualitas air secara rutin. Kepala Desa bersama Pendamping Desa secara aktif melakukan monitoring, evaluasi, dan pendampingan teknis, guna memastikan program berjalan sesuai perencanaan dan menghasilkan panen yang optimal.

Kepala Desa Meeto, Harmayana, menyampaikan bahwa program budidaya ikan nila sistem bioFlok ini diharapkan mampu menjadi contoh pengelolaan usaha desa yang modern dan berkelanjutan. Sementara itu, Pendamping Desa Hendrik John dan Halpit menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi BUMDes agar program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui program ini, Desa Meeto optimis dapat mewujudkan desa yang mandiri, produktif, dan tangguh dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan ke depan

 

Program Ketahanan Pangan BUMDes Desa Kalu Kaluku Kembangkan Usaha Ayam Petelur

Desa Kalu Kaluku terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perekonomian desa melalui Program Ketahanan Pangan yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Salah satu program unggulan yang saat ini dijalankan adalah pengembangan usaha ayam petelur, yang diharapkan mampu meningkatkan pendapatan desa sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Program Ketahanan Pangan berupa budidaya ayam petelur yang dikelola oleh BUMDes Desa Kalu Kaluku sebagai upaya menciptakan kemandirian pangan dan sumber pendapatan berkelanjutan bagi Desa.Program ini dilaksanakan oleh BUMDes Desa Kalu Kaluku, dengan dukungan langsung dari Kepala Desa Kalu Kaluku, Ahmad Randi, SE.

Program ayam petelur ini mulai dilaksanakan pada tahun anggaran 2025 berjalan hingga saat ini sebagai bagian dari realisasi Dana Desa untuk ketahanan pangan.Kegiatan budidaya ayam petelur berlokasi di kandang khusus milik BUMDes Desa Kalu Kaluku, yang telah dibangun dan disiapkan sesuai standar pemeliharaan ternak ayam petelur.

Program ini dijalankan sebagai solusi strategis untuk:

  • Meningkatkan ketahanan pangan desa
  • Menciptakan lapangan kerja lokal
  • Menambah Pendapatan Asli Desa (PADes)
  • Mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pasokan telur dari luar desa

Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap, mulai dari pembangunan kandang, pengadaan ayam petelur, penyediaan pakan dan sarana pendukung, hingga sistem pemeliharaan dan pemasaran hasil telur. Kepala Desa bersama Pendamping Desa secara aktif melakukan monitoring dan evaluasi agar usaha berjalan efektif, transparan, dan berkelanjutan.

Kepala Desa Kalu Kaluku, Ahmad Randi, SE, menyampaikan harapannya agar program ini dapat menjadi contoh pengelolaan usaha desa yang produktif dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sementara itu, Pendamping Desa turut memastikan bahwa program berjalan sesuai regulasi dan prinsip pemberdayaan masyarakat desa.

Dengan adanya program ayam petelur ini, Desa Kalu Kaluku optimis mampu mewujudkan desa yang mandiri secara ekonomi dan tangguh dalam ketahanan pangan.

Program Hidroponik DCT Desa Koroha Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat


Desa Koroha kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan melalui pelaksanaan program hidroponik DCT yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemerintah desa.

Kegiatan ini merupakan pengembangan program ketahanan pangan berbasis hidroponik yang digagas oleh komunitas Darah tani bersama BUMDes Bakka Koroha. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan sehat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Koroha, Aldi Nugraha,ST didampingi oleh pendamping Desa Kecamatan Hendrik John, S.Sos dan Halpit, SE. M.Si Serta penyuluh pertanian Desa. Turut hadir pula aparat Desa, perwakilan masyarakat, serta kelompok tani yang terlibat aktif dalam pengelolaan hidroponik.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada tahun 2025 kemariung Hingga Saat Ini, bertepatan dengan agenda penguatan program ketahanan pangan desa yang menjadi prioritas pembangunan.

Kegiatan ini dilaksanakan di lokasi instalasi hidroponik Desa Koroha, yang telah dikembangkan sebagai pusat edukasi dan produksi pertanian modern berbasis teknologi sederhana.Program ini dilatar belakangi oleh kebutuhan masyarakat akan sumber pangan yang sehat, berkelanjutan, dan mudah diakses. Selain itu, hidroponik dipilih karena efisien dalam penggunaan lahan dan air, sehingga sangat cocok diterapkan di lingkungan desa.

Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan pendampingan langsung dari penyuluh pertanian desa mengenai teknik budidaya hidroponik, mulai dari penyemaian hingga panen. Kepala Desa Aldi Nugraha menyampaikan dukungannya agar program ini terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan juga ditandai dengan panen perdana hasil tanaman hidroponik yang menunjukkan hasil positif.

Melalui program ini, diharapkan Desa Koroha mampu menjadi contoh desa mandiri pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi pertanian modern.