Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Meeto melaksanakan program budidaya ikan nila dengan sistem bioflok. Program ini menjadi salah satu inovasi unggulan desa dalam pemanfaatan Dana Desa yang berorientasi pada usaha produktif dan berkelanjutan.
Program Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok, yaitu metode pemeliharaan ikan menggunakan kolam bundar dengan pengelolaan mikroorganisme (bioflok) untuk meningkatkan kualitas air dan pertumbuhan ikan.
Program ini dilaksanakan oleh BUMDes Desa Meeto, didukung penuh oleh Kepala Desa Meeto, Harmayana, serta mendapat pendampingan dari Pendamping Desa Hendrik John dan Halpit dalam aspek teknis dan manajemen usaha.
Kegiatan budidaya ikan nila sistem bioplok mulai dilaksanakan pada tahun anggaran 2025 dan berjalan hingga saat ini sebagai bagian dari realisasi Program Ketahanan Pangan Desa.Lokasi kegiatan berada di area budidaya BUMDes Desa Meeto, yang telah disiapkan khusus dengan pembangunan kolam bioFlok dan sarana pendukung lainnya.
Program ini dilaksanakan untuk:
- Meningkatkan ketahanan pangan desa
- Mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa
- Menciptakan sumber pendapatan baru bagi BUMDes
- Membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat desa
- Menyediakan protein hewani yang terjangkau bagi warga
Pelaksanaan program dimulai dari pembangunan kolam bioFlok, pengisian air dan probiotik, penebaran benih ikan nila, hingga pengelolaan pakan dan kualitas air secara rutin. Kepala Desa bersama Pendamping Desa secara aktif melakukan monitoring, evaluasi, dan pendampingan teknis, guna memastikan program berjalan sesuai perencanaan dan menghasilkan panen yang optimal.
Kepala Desa Meeto, Harmayana, menyampaikan bahwa program budidaya ikan nila sistem bioFlok ini diharapkan mampu menjadi contoh pengelolaan usaha desa yang modern dan berkelanjutan. Sementara itu, Pendamping Desa Hendrik John dan Halpit menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi BUMDes agar program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui program ini, Desa Meeto optimis dapat mewujudkan desa yang mandiri, produktif, dan tangguh dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan ke depan







0 komentar:
Posting Komentar